KMNU-UNILA.Org : Menebar Dakwah Ahlussunnah Waljama'ah Annahdliyah

Berita KMNU

Info NU

Aswaja

Kegiatan Organisasi

Kairo (Kalam Indah Romadhon)

Wednesday, August 10, 2022

Membanggakan, Kader KMNU Unila Raih Emas di Ajang Olimpiade Sains Tingkat Nasional


Kader Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Lampung (Unila), Erna Wahyu Septiana Raih Medali Emas  dalam Agenda Muharram Science Olympiad “MUSLIM” Nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Olimpiade Sains Indonesia “POSI” tahun 2022. Pengumuman pemenang dilaksanakan secara online pada senin (01/08/2022).

"Saya senang dengan hal ini, tentu awalnya tidak menyangka bisa mendapatkan Emas di event olimpiade fisika tersebut.” ungkap sekretaris Departemen Kajian Dakwah KMNU Unila 2022 Itu.

Erna tercatat menempati ranking ke-7 dari 8 peraih medali emas dalam event MUSLIM tersebut, dengan total 131 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan SMA favorit di Indonesia.

Erna juga menambahkan bahwa pencapaiannya sekarang ini tidak luput dari kerja keras, tekad yang kuat, serta rasa ingin maju dan yang paling penting do’a kedua orang tua.

"Motivasi lain saya ikut lomba Ini untuk membuktikan bahwa sebagai santri bukan alasan untuk tidak berprestasi di event umum, tentunya dengan kerja keras dan tekad yang kuat untuk terus maju dan yang terpenting punya kemauan dulu" kata  Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika itu.

Sekelumit prestasi dari banyaknya pencapaian kader KMNU Unila tentunya bukan datang secara tiba-tiba, melainkan dengan usaha dan tekad yang kuat untuk meraih tujuan yang dicita-citakan.

Semoga dapat menjadi motivasi agar kaum sarungan bisa terus ambil bagian dalam mengisi kemerdekaan pada suasana HUT RI Ke-77  dan  menyongsong satu abad NU. 

Aamiin…


Agus Nurwahid (PTK 2019)

Sunday, July 24, 2022

Kamu Harus Coba, 4 Tips Mendapat Tempat Tinggal Gratis saat jadi Mahasiwa Unila


Menjadi mahasiswa merupakan masa perjuangan yang sangat terasa. Pasalnya sebagian besar mahasiswa Unila berasal dari berbagai daerah di luar Bandar Lampung, bahkan Warga Negara Asing (WNA).

Beberapa pilihan mahasiswa dalam memilih tempat tinggal semasa melaksanakan studi di Universitas Lampung, seperti tinggal bersama sanak keluarga, asrama, mengontrak rumah bersama teman satu daerah ataupun jurusan, ada juga yang memilih untuk menyewa kost sendiri sampai selesai kuliah.
Pilihan-pilihan di atas tentunya tidak ada yang salah, tetapi apakah kamu tahu bahwa kamu dapat pula memperoleh tempat tinggal secara gratis. Setidaknya kamu harus paham bagaimana cara mendapatkan tempat tinggal gratis selama menjadi mahasiswa.

Berikut 4 tips yang dapat kamu lakukan untuk mendapatkan tempat tinggal gratis semasa menjadi mahasiswa Universitas Lampung :

1. Ikut organisasi
Tidak bisa dipungkiri, seorang mahasiswa tidak cukup jika hanya belajar di ruangan tertutup berbentuk kubus dengan papan tulis di depan, dan tatanan kursi yang ada di dalamnya yang disebut ruang kelas.
Seorang mahasiswa harus pandai mencari organisasi agar dapat mengembangkan softskill dan mendapatkan jaringan/networking. Salah satu keuntungan jika kamu mengikuti organisasi adalah kamu bisa mendapatkan tempat tinggal secara gratis.

2. Menjadi pengurus rumah ibadah
Menjadi pengurus rumah ibadah menjadi salah satu pilihan yang cocok untuk kamu yang suka dan giat dalam menjalankan kegiatan agama atau memiliki jiwa religious yang tinggi. Betapa tidak, kamu akan mendapatkan benefit tinggal secara gratis, insentif dan yang paling penting kamu dapat lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan kondisi lingkungan yang mendukung.

Menjadi marbot masjid misalnya, kamu tidak hanya harus sholat tepat waktu bahkan kamu sendiri yang harus mengumandangkan adzan untuk memanggil jamaah sholat. Luar biasa sekali bukan, banyak bonus yang bisa kamu dapatkan.

3. Mendaftar beasiswa yang menyediakan asrama gratis
Tips selanjutnya yaitu mengikuti beasiswa yang menyediakan asrama gratis. Beberapa beasiswa menyediakan asrama gratis untuk penerimanya (Awardee), tentu saja sangat cocok untuk kamu yang ingin mencari beasiswa, sekaligus tempat tinggal gratis juga pembinaan dan kegiatan pengembangan di dalamnya.

4. Pondok Pesantren
Bagi mahasiswa yang berasal dari latar pendidikan agama pasti akan merindukan suasana belajar di Pondok Pesantren. Banyak sekali penawaran asrama dengan berbagai kegiatan layaknya pondok pesantren yang akan kamu temui dengan biaya 0 rupiah untuk kamu. Akan tetapi, kamu harus pandai memilih dan memilah pondok pesantren yang sesuai dengan latar belakangmu. Jika kamu salah pilih bukan tidak mungkin kamu akan mendapat brainwash atau cuci otak dengan ujaran-ujaran kebencian.
Pilihlah pondok pesantren yang memiliki sanad keilmuan yang jelas, sehingga ilmu agama yang kamu dapat juga akan bersanad dan sampai ke Rasulullah SAW.

Cukup sekian Tips kali ini, tetap semangat dan selamat mencoba !



Agus Nurwahid (PTK 2019)

Wednesday, July 13, 2022

Perayaan Idul Adha, KMNU Unila Adakan Kajian Fiqih Seputar Qurban dan Hikmah nya serta Tips Sehat di Era Gempuran Perdagingan


Momentum Idul Adha, Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Lampung (Unila) adakan kegiatan Kajian Fiqih Seputar Qurban, Hikmah berkurban dan Tips sehat gempuran di era perdagingan. Kajian tersebut dilaksanakan pada Selasa, 12/07/2022 melalui paltform Google Meeting dengan sasaran peserta Anggota KMNU dan Umum.

Hikmal, selaku Kepala Departemen Kajian dan Dakwah KMNU UNILA 2022 mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari Departemen Kajian dan Dakwah KMNU Unila Dimana yang menjadi sasarannya tidak hanya para kader KMNU Unila. 

"Program kerja ini terbuka untuk umum, karena kami berharap dapat bermanfaat untuk banyak orang", Ungkapnya.

Selaras dengan hal tersebut Ketua Umum KMNU Unila, Agus Nurwahid juga mengungkapkan apresiasinya untuk kajian dakwah yang telah menghelat kegiatan kajian fiqih tersebut.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sehingga Idul Adha tidak hanya lewat begitu saja, tetapi ada hal yang bisa kita pelajari dalam momentum ini", ujarnya.

Kajian Fiqih Berlangsung dengan 2 sesi, yang mana sesi pertama oleh Ustd. Tito Gustowo sebagai pemateri pertama, dengan judul materi "Qurban dan Hikmahnya" yang di moderatori oleh Tikvi Silvana Faradia (anggota KMNU Unila 2021).

Dalam penyampaian materinya Ustd. Tito Gustowo menyampaikan dengan gamblang fiqih qurban dan hikmahnya dengan beberapa referensi kitab sehingga partisipan mudah untuk memahaminya.

Kemudian pemateri yang kedua disampaikan oleh Anisa Maulidia yaitu mahasiswa Pendidikan Kedokteran 2019 yang juga merupakan Kepala Badan Semi Otonom (BSO) Mar'atus Sholihah KMNU Unila 2022, yang di moderatori oleh Virda Sani Aulia (anggota KMNU Unila 2021) dengan judul materi "Tips sehat di era gempuran perdagingan". 

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan materi yang diberikan sangat menarik serta bermanfaat hingga mengundang antusiasme partisipan yang hadir.. Meskipun di laksanakan secara Daring, nyatanya hal ini tidak menyurutkan semangat para partisipan yang menghadirinya.

Semoga ilmu yang telah diberikan dapat dijadikan pelajaran untuk momentum qurban ditahun-tahun selanjutnya.



Divara Aulia Haning Tyas (Pendidikan Bahasa Inggris 2020)

Tuesday, July 5, 2022

Semarak Amaliyah Membangun Tali Ukhuwah, Khotmil Qur'an KMNU UNILA ft. KMNU UIN SUKA


Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Lampung (Unila), menggelar kegiatan khataman Al-Qur'an bersama dengan Keluarga Mahasiswa Nahdhatul Ulama (KMNU) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) Yogyakarta secara virtual. (4/7/2022).

Dengan mengusung tema "Silaturahmi mendekatkan kebaikan, menjauhkan dari segala beban", khataman ini dilaksanakan secara daring dalam kurun waktu tujuh hari. Pembukaan khataman dilaksanakan pada (28/6/2023) dan penutupan khataman pada (4/7/2022). 

Kepala Departemen Kajian dan Dakwah KMNU Unila, Hikmal dalam sambutannya mengatakan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam khataman ini

"Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada panitia pelaksana dan semua pihak yang ikut menyukseskan acara ini. Harapannya dengan acara khataman ini bisa mempererat tali ukhuwah antara KMNU Unila dengan KMNU UIN SUKA," ungkapnya. 

Ketua Umum KMNU UIN SUKA, Faiq Mustofa dalam sambutannya juga mengatakan banyak terimakasih dan harapan agar kolaborasi ini tidak sampai di sini saja, tetapi juga pada kegiatan-kegiatan positif lainnya. 

"Kami dari KMNU UIN SUKA mengucapkan terimakasih kepada semua pihak dan saya berharap agar silaturahmi ini tidak hanya di bidang khataman saja tetapi bisa juga di bidang lain seperti seminar dan lain-lain," ujarnya. 

Lebih lanjut Wakil Ketua Umum KMNU Unila, Octa Ridho Pangestu mengatakan bahwa semoga dengan diadakannya khataman ini bisa menjadi wasilah turunnya rahmat dari Allah SWT. 

"Saya mewakili Ketua Umum KMNU Unila, yang  berhalangan hadir karena sedang melaksanakan Praktek Umum (PU) mengucapkan banyak terimakasih kepada KMNU UIN SUKA dan KMNU Unila, khususnya juga panitia dan departemen penyelenggara yaitu Departemen Kajian dan Dakwah. Alhamdulillah khataman ini berlangsung selama tujuh hari dengan tiga slot khataman, yang semoga dengan kegiatan ini bisa menjadi wasilah turunnya rahmat dan keberkahan dari Allah SWT. Besar harapan silaturahmi ini tidak sampai di sini saja, dan semoga bisa menambah relasi antar anggota, pengurus departemen serta bisa bertukar pengetahuan," ungkapnya.

Dalam penutupan khataman Al-Qur'an dilakukan juga pembacaan tahlil dan doa khataman bersama. Acara tersebut diikuti secara antusias baik dari pihak KMNU Unila maupun KMNU UIN SUKA. Dalam waktu kurang lebih satu minggu bisa mengkhatamkan tiga slot khataman. Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan bisa mempererat tali ukhuwah KMNU Unila dengan KMNU UIN SUKA dan semoga bisa menjadi ladang keberkahan baik dunia maupun akhirat. 


Erna Wahyu Septiana (Pendidikan Fisika 2020)

Monday, July 4, 2022

Mahasiswa Harus Tahu, 6 Cara Menghubungi Dosen Agar Tidak dicuekin


Sebagai mahasiswa, tahukan kamu bagaimana cara untuk menghubungi dosen pembimbing melalui WhatsApp? atau kamu merasa takut untuk mengubungi dosen atau kakak tingkatmu?

Mungkin kamu takut pesanmu tidak direspon sehingga ditandai mahasiswa yang tidak sopan. Pasti masalah tersebut akan sangat merepotkan jika tidak bisa kamu atasi, karena suka ataupun tidak kamu akan terus berkomunikasi dengan dosen dan kakak tingkatmu selama di perkuliahan.


Untuk itu, coba kamu baca tips yang sudah bisa diterapkan untuk kirim WhatsApp dosen pembimbing yang sopan 


1.      Awali Pesan dengan salam

Seperti pesan pada umumnya, sebaiknya kamu mengawali pesanmu dengan salam. Dalam tahap ini kamu juga dapat menyampaikan permohonan maaf karena telah mengganggu waktu dari dosen/katingmu.


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh/selamat siang Pak/Bu…

Sebelumnya mohon maaf mengganggu waktu Bapak/Ibu..

 

2.      Perkenalan diri 

Selanjutnya kamu juga harus memperkenalkan diri kamu, karena orang akan enggan untuk merespon pesan dari orang yang tidak di kenalnya 

Jika itu dalam ranah kuliah maka kamu h.arus memperkenalkan dirimu sesuai dengan identitasmu sebagai mahasiswa, itu juga berlaku jika kamu menghubungi dosenmu perihal organisasi maka kamu harus memperkenalkan diri sebagai anggota/pengurus di suatu organisasi tertentu.


Izin memperkenalkan diri Pak/Bu, saya Octa Mahasiswa PS Ilmu Hukum Angkatan 2019

 

3. Mengutarakan tujuan secara jelas 

Selanjutnya, kamu akan masuk ke dalam tujuanmu dan alasanmu menghubungi dosen tersebut. Jika kamu ingin mengingatkan Jam perkulian gunakan kata “Izin mengingatkan”, jika kamu ingin memberikan informasi atau konfirmasi gunakan kata “Izin memberikan informasi/konfirmasi”.


4.  Menggunakan bahasa formal 

Dalam mengirim chat dosen tentu bahasa yang digunakan harus berbeda dengan kalimat yang kamu kirim dengan teman sekelas/seumuran.

Bahasa yang harus kita gunakan adalah bahasa indonesia sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan menghindari bahasa tongkrongan  seperti “Enggak, gw, lo, sabi dan lain sebagainya”.

 

5. Memperhatikan Waktu

Berikutnya, hal yang harus kamu perhatikan juga adalah waktu yang efektif untuk menghubungi dosen. Tidak semua dosen welcome jika kamu hubungi setiap saat. Kecuali kamu sudah mengetahui karakter dosen itu baik dari kakak tingkat atau obyektif dari penilaianmu. Sebaiknya hubungi dosen pada jam kerja.


6. Ucapkan terimakasih dan permohonan maaf

Tips terakhir yang dapat kamu terapkan adalah mengucapkan terimakasih kepada dosen yang kamu hubungi melalui chat. Selain terimakasih kamu juga dapat meminta maaf kembali kepada dosenmu.


Terimakasih Pak/Bu, Sekali lagi mohon maaf telah mengganggu waktu Bapak/Ibu.

 

Demikianlah tips yang bisa saya bagikan semoga bisa bermanfaat dan diterapkan sebagai mahasiswa untuk menghubungi dosen, perihal masalah akademis maupun lainnya yang mengharuskan kirim pesan melalui WhatsApp.

 

Selamat mencoba teman, semoga berhasil.



Agus Nurwahid (PTK 2019)

tasawuf

Puisi

Humor