KMNU-UNILA.Org : Menebar Dakwah Ahlussunnah Annahdliyah

Berita KMNU

Info NU

Aswaja

Kegiatan Organisasi

Video

Monday, February 15, 2021

KMNU Universitas Lampung Gelar Aswaja Youth Camp Secara Daring

 


LAMPUNG – Keluarga Mahasiswa Nahdhlatul Ulama Universitas Lampung telah usai melaksanaan pengkaderan tingkat 1 atau Aswaja Youth Camp. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui zoom dan dihadiri lebih dari 100 orang yang meliputi peserta, alumni, panitia, dan anggota KMNU. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 109 peserta dari berbagai angkatan dan jurusan yang ada di Universitas Lampung mulai dari angkatan 2018 sampai 2020.

 

Kegiatan ini dibuka oleh Pak Purwo selaku pembina KMNU Unila. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar semua yang mengikuti Aswaja Youth Camp dapat istiqomah serta apa yang didapat nanti bisa di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Mudah-mudahan yang mengikuti kegiatan ini bisa tetap istiqomah bukan hanya sekedar mengikuti, tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.” Ujarnya.

Selain itu, beliau juga berpesan kepada pengurus KMNU Unila yang baru agar tetap istiqomah dalam membimbing dan membina KMNU khususnya para anggota baru.

 

“Dan yang pasti untuk para pengurus juga dapat istiqomah dalam mengawal, membimbing, dan membina KMNU khususnya para anggota baru dalam beramaliyah Ahlu Sunnah Waljamaah serta tidak malu mengakui identitasnya sebagai orang NU.” Tambahnya. (13/21)

Dalam pelaksanaannya, Aswaja Youth Camp ini di isi oleh pemateri-pemateri yang merupakan alumni KMNU Unila sendiri. Pemateri – pemateri tersebut diantaranya:

1.      Mas Tito                      : KeAswajaan

2.      Mas Fuad                    : Ke-NU-an

3.      Mas Wiwit                  : Analisis Diri

4.      Mba Istiqomah            : Kewirausahaan

5.      Mba Edamma              : Keorganisasian

6.      Mas Rosihun               : Gerakan Mahasiswa

7.      Mas Agus                    : Ke-KMNU-an

 

Aswaja Youth Camp dilaksanakan mulai hari Sabtu pukul 09.00 WIB sampai pada hari Minggu pukul 22.00  WIB. Kegiatan ini terlaksana dan lancar serta ramai, terlihat dari antusias panitia dan peserta dalam mengikuti AYC ini. Meskipun dilaksanakan secara daring via Zoom, hal itu tidak menjadi alasan bagi mereka untuk tetap mengikuti kegiatan sampai selesai.

 

Pada hari Minggu pukul 20.00 WIB proses pembaiatan dilaksanakan. Pembaiatan dipimpin oleh Teguh Wiwit (KMNU 2017). Terdapat 98 peserta yang lulus dan 11 peserta yang lulus bersyarat.

 

Diakhir kegiatan, ketua umum KMNU Unila 2021 Andi Adam menyampaikan wejangan kepada anggota baru KMNU yang baru saja di baiat. Beliau menyampaikan agar ikhlas dan tidak mencari jabatan di KMNU “Tanamkan pada diri kalian, jangan mencari jabatan di KMNU, karena ketika kalian ingin mencari jabatan itu akan merubah niat dan hikmat awal kalian masuk KMNU.” Ujar ketua umum KMNU Unila 2021, Minggu (14/02/21).

 

“Di KMNU ini kalian akan dilatih dalam melaksanakan amaliyah NU salah satunya rutinan yasin dan tahlil dan masih banyak amalan-amalan lainnya yang InSyaAllah banyak manfaatnya. Dan AYC ini sebagai proses ikatan selama berada di KMNU Unila sampai lulus dan menjadi alumni.” Tutup mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi angkatan 2018 ini.

 

Diharapkan setelah terlaksananya Aswaja Youth Camp ini, anggota baru serta seluruh anggota KMNU Unila dapat istiqomah dalam melaksanakan amaliyah Ahlu Sunnah Wal Jamaah di kampus dan masyarakat.

Vevy Anggraini – FKIP

Saturday, January 23, 2021

KMNU Unila Sukseskan Lokakarya 2021 Meski di Tengah Pandemi



BANDARLAMPUNG - Keluarga Mahasiswa Nahdatul Ulama (KMNU) Universitas Lampung mengadakan lokakarya dan penyampaian rencana program kerja. Lokakarya ini dihadiri oleh anggota KMNU Unila yang bertempatan di Gedung Sekertariat KMNU Unila (23/01).

Lokakraya oleh KMNU Unila ini diawali dengan sholawat bersama oleh Tim Arju Syafaah. Kemudian, kegiatan ini segera dibuka oleh MC yang dilanjutkan dengan beberapa sambutan dari pengurus KMNU Unila.

Ketua Umum KMNU Universitas Lampung, Andi Adam Rahmanto dalam sambutannya mengujarkan asa agar apa yang dituliskan dan diharapkan dalam kesempatan ini dapat bermanfaat kedepannya. "Setiap progja yang dipaparkan apabila ada salah atau kurang pas, mohon diberikan saran. Karena kami membentuk progja yang InSyaAllah untuk memajukan KMNU yang lebih baik lagi dari kepengurusan sebelumnya," ungkapnya.

Meski pandemi, lokakarya yang diadakan oleh KMNU Unila ini, berjalan sukses dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan dilakukan secara sederhana seperti apa yang disampaikan oleh Andi Adam Rahmato, "Jika kita sederhana saja sudah bahagia, kenapa harus bermewah-mewah."

Setelah itu, Kelvin Prasetyo selaku Koordinator MPO KMNU Unila pun menyampaikan sambutannya sekaligus membuka kegiatan lokakarya.  Dalam sambutannya, Kelvin berharap semoga progja-progja yang dipaparkan dapat berjalan lancar, amanat, dengan hasil yang juga memuaskan. "Semoga apa yang nantinya dipaparkan progja-progjanya, dapat berjalan dengan lancar, amanat, dan hasilnya memuaskan," ujarnya.

Ulfia Nur Anisa (FKIP’20). 

Sunday, January 10, 2021

KMNU Universitas Lampung Gelar Pelantikan Kepengurusan Masa Khidmat 2021

 


Bandar Lampung – Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Lampung mengadakan pelantikan pengurus kepada 68 orang pengurus baru masa khidmat 2021. Pelantikan dilakukan oleh Egi Andika (T. Mesin 2016) selaku perwakilan KMNU Pusat di Gedung 3 PWNU Lampung (10/01).


Dalam sambutannya, Kelvin Prasetyo (T. Informatika 2017) selaku Koordinator MPO KMNU Unila berpesan jadilah pengurus yang menyikapi 5 unsur dari Mabadi Khaira Ummah (Menciptakan/Membuat ummat yang terbaik ), yaitu:

1. Ash shidqu ( jujur )
2. Al amanah ( Dapat di percaya )
3. Toleransi
4. kekeluargaan
5. adil

Sementara itu, Andi Adam Rahmanto (Pend. Ekonomi 2018) selaku Ketua Umum KMNU Unila 2021 mengungkapkan bahwasanya jika dianalogikan organisasi kita yaitu KMNU Unila adalah sebuah kapal. “Dalam berlayar pastinya akan ada permasalahan-permasalahan yang datang. Seperti ombak yang besar menghantam kapal kita. Walaupun begitu janganlah takut untuk menghadapinya. Jika kita semua saling tolong-menolong dan bekerjasama pastinya kita akan mampu membawa kapal kita sampai ke suatu tujuan yang kita semua rencanakan” ungkapnya.

Acara tersebut juga dihadiri tamu undangan, diantaranya alumni KMNU Unila, KMNU Polinela, dan PKPT IPNU/IPPNU UIN Raden Intan Lampung.

(Riyan Yulianto, FKIP 2018).

 


Saturday, January 2, 2021

Kepengurusan KMNU Unila 2020 Kabinet Ittihad

Kepengurusan KMNU Unila 2020 Kabinet Ittihad

SUSUNAN KEPENGURUSAN
KELUARGA MAHASISWA NAHDLATUL ULAMA (KMNU)
UNIVERSITAS LAMPUNG
MASA KHIDMAT 2020

Dewan Penasehat Organisasi:
1. K.H. Drs. Hafidhuddin Hanif, S.Pd.I
2. Hi. Abdul Karim
3. K.H. Ahmad Nasoha, S.Pd.I
4. Anto Purwo Santoso, M.Si


Dewan Pembina Organisasi:
1. Suroto S.E., M.M.
2. Dr. Mualimin M.Pd.I
3. Muhisom, S.Pd.I., M.Pd.I

Majelis Perimbangan Organisasi:
1. Agus supriadi
2. Tira fitriyantika
3. Ricky jeneper
4. Hesta anggia sari
5. Edamma fadillah
6. Istiqomah 
7. Rizal khoiruddin
8. Egi andika
9. Lisnawati

BADAN PENGURUS HARIAN:
Ketua Umum                           : Zainal Arifin
Wakil Ketua Umum                : Febri Setiyoko
Sekertaris Umum                    : Indah Murnia Sari
Wakil Sekertaris Umum         : Nurul Aulia
Bendahara Umum                   : Vina Lestari
Wakil Bendahara Umum        : Miftah Shofiyah N.


DEPARTEMEN-DEPARTEMEN:
1.    Departemen Kaderisasi
Kepala Departemen            : Fredi Irawan
Sekertaris Departemen       : Anisa Nur Faidah
Anggota                              Fifi Octaviani
  Siti Asfiatul
  Fani Ridho
  Fitra Arif Mustofa

2.    Departemen Kajian dan Dakwah
Kepala Departemen           : Teguh Wiwit
Sekertaris Departemen       : Renna Syafitri
Anggota                              Resti Apriana
   Riyan Yulianto
   Listianing

3.    Departemen Sosial dan Hubungan Masyarakat
Kepala Departemen           : Rasta Sukma S.
Sekertaris Departemen       : Fitria Barokah
Anggota                              : Ummu Nailil A’lani
 Nadia Istiqomah
 Aprilia Nur Ilahi
 Al Hamid Yusuf

4.    Departemen Informasi dan Komunikasi
Kepala Departemen           : Sugeng Haris Maulana
Sekertaris Departemen       : Andi Adam R.
Anggota                              : Khofifah Nisa
 Oktina Lathifah
 Wiwi Pratiwi
 Nur Astina
 Angger P.

5.    Departemen Kewirausahaan
Kepala Departemen           : Eka Anisa
Sekertaris Departemen       : Ita Awalulail
Anggota                              : Munafatin Afifah
 Farinda Sari
 Suwardi
 Devina Apilia

Saturday, December 26, 2020

Telah Terpilih! Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum KMNU Unila Periode 2021

 

Foto : Ketua umum (kiri) dan Wakil ketua umum (kanan) KMNU Unila periode 2021

Bandar Lampung - Telah selesai dilaksanakan Musyawarah Umum (MUM) Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Lampung yang ke-11 di Gedung PWNU 3 Rajabasa (26/12).

Pada MUM ke-11 kali ini terpilih secara Musyawarah Mufakat untuk Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum. Ketua Umum terpilih adalah saudara Andi Adam Rahmanto (FKIP, 2018) dan sebagai Wakil Ketua Umum adalah saudara Alfa Fuad (FT, 2019) untuk masa khidmat 2021.

Ketua umum terpilih, Andi Adam Rahmanto mengungkapkan bahwasannya Ia mengharapkan kerjasama dan koordinasi yang baik antar pengurus yang baru untuk terus meningkatkan kualitas kepengurusan KMNU Unila kedepannya. "Ayok semua pengurus yang nantinya akan diberi amanah, mari saling kerjasama dan tetap jaga koordinasi dan soliditas kita. Jangan sungkan untuk mengingatkan jika terdapat kesalahan, salang memperbaiki saling mendukung," ungkapnya.

Ungkapan yang senada juga disampaikan wakil ketua umum terpilih, Alfa Fuad menyatakan "Terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan, saya akan berusaha aktif untuk membantu ketua dalam menjalankan amanahnya" tutupnya. 

Pada MUM ke-11 ini juga menetapkan Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) masa khidmat 2021. Berikut jajaran MPO terpilih yaitu:
1) Kelvin Prasetyo (FT, 17) sebagai koordinator
2) Zainal Arifin (FEB, 2017)
3) Febri Setiyoko (FP, 18)
4) Rasta Sukma Septanza (FT, 17)
5) Teguh Wiwit S (FKIP, 17)
6) Sugeng Haris Maulana (FT, 17)
7) Vina Lestari (FKIP, 17)
8) Rita Windarti (FEB, 17)
9) Indah Murniasari (FP, 17)

Harapan untuk kepemimpinan yang terpilih semoga bisa terus membawa KMNU Unila terus berkembang, membawa berkah bagi sesama,  dan berperan penting untuk sosial masyarakat sekitar khususnya lingkungan Universitas Lampung, serta Allah meridhoi langka kita dalam berkhidmat kepada NU, khususnya melalui perantara KMNU Unila. (Hama, 2017)

Saturday, December 5, 2020

Peringati 1 Dekade Kelahiran, KMNU Unila Gelar Istigosah dan Tasyakuran

 


Bandar Lampung - Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Lampung menyelenggarakan Istighosah dan Tasyakuran sekaligus menutup rangkaian acara peringatan 1 dekade kelahiran. Kegiatan teresebut dilaksanakan  di Gedung PWNU 3 Rajabasa (5/12).

Febri setiyoko selaku wakil ketua umum KMNU Unila periode 2020 menyatakan ucapan terimakasihnya atas doa dan harapan para hadirin yang hadir pada acara tersebut. 

"Terimakasih telah memyempatkan hadir dan dengan senang hati ikut dalam acara istigosah dan tasyakuran ini, semoga semua diberikan barokah oleh Allah swt dan KMNU Unila bisa menjadi lebih baik lagi," ungkapnya. 

Pembina juga turut hadir dalam acara ini, salah satunya Anto Purwo Santoso, M.Si, Cht., CNNLP., Ctr.'. Beliau mengungkapkan dalam keadaan pandemi corona seperti ini, ada intinya hikmah yang bisa kita ambil adalah "kembali". Kita sudah terlalu abai akan kesehatan, maka pada pandemi ini kita di ingatkan kembali untuk menjaga kesehatan lagi. 

"Semoga corona cepat hilang,tetep jaga kesehatan. Sebenarnya hikmah pandemi itu kembali, karena kebersihan sebagian dari iman, menjadi pengingat karena kita sudah terlalu abai akan kesehatan," ungkap pembina KMNU yang akrab disapa 'Pae Purwo'. 

Beliau juga mengungkapkan harapan dan doanya untuk KMNU Unila semoga dengan bertambahnya usia bisa menjadikan KMNU Unila lebih dewasa di setiap kegiatan dan kepengurusannya, tetap menjaga unggah ungguh nya, dan semakin menghijaukan kampus hijaunya. 

"Intinya barakallah, mudah mudahan dengan bertambahnya usia KMNU, menjadi tambah dewasa, pada setiap kegiatan dan kepengurusan. Dengan bertambahnya tambah usia harus tetap menjaga unggah ungguh nya, semoga semakin menghijaukan kampus hijau kalian," tambahnya. (Sugeng Haris M)

Peringati Harlah ke-10, KMNU Universitas Lampung Gelar Webinar Keaswajaan

 

Bandar Lampung - Dalam menyambut hari lahir KMNU Universitas Lampung yang ke-10, panitia menyelenggarakan Webinar dengan tema “Esensi Aswaja sebagai Landasan Generasi Muda selaku Penerus Bangsa” sebagai salah satu rangkaian acaranya (5/12). Acara ini berlangsung melalui platform Zoom dan juga disiarkan secara langsung di Channel Official Youtube KMNU Universitas Lampung.

 

Webinar ini di isi oleh Gus Ach Dzofir Zuhri, M. Fil. dan dihadiri peserta dari berbagai kampus yang ada di seluruh Indonesia. Materi yang disampaikan seputar keaswajaan dan hubungannya dengan generasi muda sebagai penerus bangsa. Sedikit juga membahas mengenai ideologi yang tengah berkembang dalam masyarakat Indonesia saat ini.

 

Gus Dzofir menyatakan bahwa dengan melihat keadaan di lapangan saat ini, banyak oknum yang mengaku diri mereka sebagai aswaja, sebagai golongan yang wasathiyah, namun berbanding terbalik dengan tindakannya.

 

“Tidak ada imam besar yang memimpin demo dalam aswaja, karena itu kebudayaan syiah,” ungkap Gus Dzofir.

 

Zainal Arifin selaku ketua umum KMNU Unila 2020 ini menyatakan bahwa webinar ini merupakan salah satu harapannya agar kader KMNU Unila memiliki wawasan yang lebih segar lagi.

 

“Harapannya dengan diadakannya kegiatan seperti ini dapat memperoleh wawasan baru,” tutup mahasiswa Jurusan Manajemen angkatan 2017 ini. (Sugeng Haris M)

Sunday, August 23, 2020

KMNU Unila Gelar Aswaja Youth Camp Daring !!


"Suatu organisasi harus tetap berjalan meskipun dalam masa pandemi".
(Pak Suroto, Pembina KMNU Unila)


Organisasi harus tetap berajalan meski dalam keadaan pandemi, walau dengan keadaaan seperti ini kaderisasi dalam organisasi kmnu unila tetap berjalan. Kita harus selalu bisa menyesuaikan diri dalam setiap keadaan, jangan sampai menjalani hidup segan mati tak mau, walau ada anggapan bahwa kmnu belum begitu benar menjalankan roda keorganisasian.


Masuk organisasi adalah suatu hal yang tepat, mengingat ada tri sukses mahasiswa, antara lain :
1. Studi,
2. Organisasi, Studi tanpa organisasi akan hampa, sukses yang sebenarnya adalah ketika kalian belajar sebelum kalian benar-benar terjun ke masyarakat,
3. Calon pendamping hidup.

Tanpa adanya organisasi, kesuksesan kalian akan berbeda. Kalian ikut KMNU kalian menambah daya tambah yang baik. Karena akhir-akhir ini melihat banyak mahasiswa pintar yang tidak mempunyai akhlak. Padahal kepintaran maupun ketinggian ilmu seseorang dilihat dari akhlaknya. Di KMNU diajarkan berkomunikasi, berkolaborasi, dalam perjalanan berorganisasi kalian diajarkan bertutur kata dengan orang lain. Dengan ber-KMNU kalian akan semakin mudah meraih cita-cita (Aamiin).

(Screencapture ketika acara berlangsung)

Bawalah kmnu kepada wadah awalnya. Yaitu sebagai wadah sukses bersama.
Kalian harus memegang 4 hal dalam berorganisasi yaitu kritis, komunikasi, kolaborasi, kreatif.

"Walaupun kalian tujuan utamanya studi, namun berorganisasi adalah nilai tambah tersendiri, sehingga kalian bisa benar benar sukses. Karena studi itu tidak cukup untuk membuat kalian memiliki nilai tambah." (Pak Suroto, Pembina KMNU Unila)




 

Friday, July 31, 2020

Urgensi Ibadah Qurban Ditengah Pandemi Covid-19


Idul Adha pada setiap tanggal 10 Dzulhijjah juga dikenal dengan sebuatan “Hari Raya Haji”, dimana kaum muslimin yang sedang menunaikan haji yang utama, yaitu wukuf di Arafah. Mereka semua memakai pakaian serba putih dan tidak berjahit, yang di sebut pakaian ihram, melambangkan persamaan akidah dan pandangan hidup, mempunyai tatanan nilai yaitu nilai persamaan dalam segala segi bidang kehidupan. Tidak dapat dibedakan antara mereka, semuanya merasa sederajat. Sama-sama mendekatkan diri kepada Allah Yang Maha Perkasa, sambil bersama-sama membaca kalimat talbiyah.

Disamping Idul Adha dinamakan hari raya haji, juga dinamakan “Idul Qurban”, karena pada hari itu Allah memberi kesempatan kepada kita untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Bagi umat muslim yang belum mampu mengerjakan perjalanan haji, maka ia diberi kesempatan untuk berkurban, yaitu dengan menyembelih hewan qurban sebagai simbol ketakwaan dan kecintaan kita kepada Allah SWT.

Jika kita menengok sisi historis dari perayaan Idul Adha ini, maka pikiran kita akan teringat kisah teladan Nabi Ibrahim, yaitu ketika Beliau diperintahkan oleh Allah SWT untuk menempatkan istrinya Hajar bersama Nabi Ismail putranya, yang saat itu masih menyusu. Mereka ditempatkan disuatu lembah yang tandus, gersang, tidak tumbuh sebatang pohon pun. Lembah itu demikian sunyi dan sepi tidak ada penghuni seorangpun. Nabi Ibrahim sendiri tidak tahu, apa maksud sebenarnya dari wahyu Allah yang menyuruh menempatkan istri dan putranya yang masih bayi itu, ditempatkan di suatu tempat paling asing, di sebelah utara kurang lebih 1600 KM dari negaranya sendiri palestina. Tapi baik Nabi Ibrahim, maupin istrinya Siti Hajar, menerima perintah itu dengan ikhlas dan penuh tawakkal. Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengemukakan bahwa, pernyataan Nabi Ibrahim yang akan mengorbankan anaknya jika dikehendaki oleh Allah itulah yang kemudian dijadikan bahan ujian, yaitu Allah menguji iman dan taqwa Nabi Ibrahim melalui mimpinya yang haq, agar ia mengorbankan putranya yang kala itu masih berusia 7 tahun. Anak yang elok rupawan, sehat lagi cekatan ini, supaya dikorbankan dan disembelih dengan menggunakan tangannya sendiri.

Baca juga: Pengantar Dakwah Kader Muda NU

Qurban adalah jenis hewan tertentu yang disembelih mulai hari Nahr/waktu dhuha (10 Dzulhijjah) sampai akhir hari Tasyríq (13 Dzulhijjah) dengan tujuan taqarrub (mendekatkan diri kepada Allah). Menurut madzhab Syafi’i hukum berkurban adalah sunah ‘ain bagi yang tidak memiliki keluarga dan sunah kifáyah bagi setiap anggota keluarga yang mampu. Sunah kifáyah adalah kesunahan yang  sifatnya  kolektif.  Artinya,  jika  salah satu anggota keluarga sudah ada yang melakukannya, maka sudah dapat menggugurkan  hukum  makruh  bagi yang lainnya. Kurban bisa menjadi wajib apabila dinadzari.

Qurban menurut syari'at memiliki beberapa ketentuan yang harus dipenuhi adalah yang dijadikan Qurban tergolong jenis binatang ternak, yaitu unta, sapi, kerbau dan kambing. Boleh berkurban  dengan  hewan  jantan ataupun betina. Namun lebih utama berkurban dengan hewan jantan. Untuk jenis domba harus sudah tanggal giginya (Jawa: powel) pada usia setelah enam bulan ataupun mencapai usia satu tahun, meskipun belum mengalami kondisi demikian. Untuk jenis sapi dan kambing kacang harus sudah mencapai umur dua tahun. Sementara untuk jenis unta disyaratkan mencapai usia 5 tahun. Satu    ekor   kambing    hanya    boleh dijadikan kurban untuk satu orang mudlahhî (pihak yang berqurban). Sedangkan satu ekor unta, sapi dan kerbau mencukupi untuk tujuh orang yang berkurban. Hewan  kurban  tidak  mengalami  cacat yang  dapat  mengurangi  kuantitas daging atau anggota tubuh lain yang biasa dikonsumsi.  Dengan  demikian tidak mencukupi hewan yang terlalu kurus, terpotong telinganya, pincang kakinya dan lain sebagainya.


Baca juga: Guyonan Khas wong NU

Dalam masa pandemi covid-19 ini dianjurkan saat pelaksanaan qurban, panitia wajib membedakan tugas antara orang yang mengurusi proses penyembelihan hewan dengan pemotongan daging. Selain itu, panitia juga harus memakai APD, minimal berupa masker. Petugas yang menguliti dan menangani pemotongan daging hewan qurban, harus memakai APD berupa masker, faceshield, sarung tangan sekali pakai, apron, serta penutup alas kaki atau cover shoes. Fasilitas desinfeksi dan handsanitizer harus ada di sekitar lokasi pemotongan hewan qurban. Selain itu, kontak fisik langsung antar petugas panitia harus dihindari. Seluruh peralatan dan tempat pemotongan hewan qurban juga harus dibersihkan dengan memakai desinfektan, pada saat sebelum dan setelah digunakan. Selain itu, harus dilakukan desinfeksi terhadap alat dan tempat secara berkala. Semua orang wajib memakai perlengkapan pribadi, seperti alat makan ataupun alat salat. Para petugas panitia juga diharuskan membersihkan diri dengan cara mandi dan ganti baju begitu selesai memotong hewan qurban dan menuju rumah masing-masing.

Sumber: Hasil rangkuman webinar kmnu unila seri kurban.


Thursday, December 26, 2019

Nahkoda baru!! Ketua umum dan Wakil ketua umum KMNU Unila periode 2020

Foto : Ketua umum (kiri) dan Wakil ketua umum (kanan) KMNU Unila periode 2020

Bandarlampung - Telah dilaksanakan Musyawarah Umum Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Lampung yang ke-10 di Gedung PWNU 3 Rajabasa (26/12).

Dengan selesainya MUM ke-10 ini, telah terpilih secara Musyawarah Mufakat, saudara Zainal Arifin (FEB, 2017) sebagai Ketua Umum KMNU Unila dan saudara Febri Setiyoko(FP, 2018) sebagai Wakil Ketua Umum KMNU Unila masa khidmat 2019/2020.

Dalam sambutannya, Zainal Arifin mengungkapkan bahwasannya Ia mengharapkan kerjasama yang baik antar pengurus yang baru, untuk membawa KMNU Unila ke arah yang lebih baik lagi. "Saya ini bukan siapa-siapa, bersama pengurus yang lain-lah KMNU akan menjadi luar biasa," tuturnya.

Senada dengan Febri Setiyoko "terimakasih untuk amanah yang diberikan, harapannya MPO, Alumni dan seluruh anggota KMNU Unila dapat mensupport dan membantu tugas kedepannya" tutupnya.

Foto : 9 orang MPO terpilih

Selain mengagendakan pemilihan Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum, Musyawarah Umum X KMNU Unila juga melakukan pemilihan MPO (Majelis Pertimbangan Organisasi) dengan nama-nama MPO terpilih untuk periode 2019/2020 adalah sebagai berikut:
1. Egi Andika (Koordinator MPO)
2. Ricky Jenefer
3. Rizal Khairudin
4. Agus Supriyadi
5. Hesta Anggia Sari
6. Tira Pitri Yantika
7. Edamma Fadillah
8. Istiqomah
9. Lisnawati

Semoga, kepemimpinan baru di KMNU Unila yang terpilih pada MUM X ini bisa menjalankan tugas dan amanahnya dengan baik. Semoga Allah meridhoi langka kita dalam berkhidmat kepada NU, khususnya melalui perantara KMNU Unila (Anonim)

Tuesday, December 24, 2019

(Press Release) Pembukaan MUM KMNU UNILA 2019


Bandarlampung - Telah dilaksanakan pembukaan Musyawarah Umum Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Lampung yang ke-10 di Gedung PWNU 3 Rajabasa (24/12).

Ketua pelaksana kegiatan Suwardi (Teknik Sipil 2018), menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk memanjatkan melakukan regenerasi kepengurusan organisasi. “Kegiatan ini merupakan sarana untuk evaluasi kepengurusan selama setahun kebelakang, dan sebagai pertanggungjawaban untuk setiap program pada masing-masing departemen.” Jelasnya.

Senada dengan Ricky jenefer (Fisika FMIPA) mengatakan bahwa kegiatan ini untuk melakukan pertanggung jawaban selama kepengurusan. "Semoga dengan adanya MUM ini KMNU Unila semakin membaik dari sebelumnya" tutupnya.

Pembina KMNU Unila

Selain itu, Pae Purwo selaku penasehat memberikan nasehat "pada kepengurusan selanjutnya diharapkan mengevaluasi lagi hal-hal seperti meluruskan lagi niatnya, selalu menjaga adab, tetap berusaha meningkatkan kuantitas dan kualitas kader-kadernya, mengimplementasikan islam dan ilmu layaknya lirik dalam mars kmnu, dan harus selalu ingat hidupkanlah NU, Namun jangan mencari hidup di NU" tutupnya (Sugeng Haris Maulana)

Saturday, December 14, 2019

Malam Puncak Harlah ke - IX, KMNU Unila selenggarakan "Unila Bersholawat"



Bandarlampung - Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Lampung Selenggarakan "Unila Bersholawat dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW" dalam rangka Semarakkan Malam Puncak Hari lahir yang ke-9, di pelataran GSG Unila (13/12).

Friday, December 6, 2019

Tepat Hari Jadi Ke-9, KMNU Unila Selenggarakan Tasyakuran, Khotmil Qur'an dan Istighosah


Bandarlampung - Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Lampung selenggarakan Khotmil Qur'an, Istighosah dan Tasyakuran dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-9 di Gedung PWNU 3 Rajabasa (5/12).


Ketua pelaksana kegiatan Idhar Fisabilhaq (Pendidikan B. Inggris 2017), menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk memanjatkan do’a bersama dan tasyakuran. “Kegiatan ini merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memohon pertolongan agar selalu dipermudah dalam segala urusannya. Saya berharap dengan diadakannya acara ini dapat menumbuhkan semangat kita dalam mendakwahkan amaliyah Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah di dunia kampus dan dapat membawa KMNU Unila menjadi organisasi mahasiswa yang mencetak kader yg aktif dalam pelestarian amaliah dan pemikiran demi memajukan NU dan KMNU," begitu pungkasnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum KMNU Unila kabinet Haromain, Ricky Jenefer (Fisika FMIPA 2016), mengatakan bahwa acara ini merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada allah SWT. “Dengan wasilah istighosah ini diharapkan kader-kader KMNU Unila semakin kuat dalam mengemban amanah dan istiqomah dalam melestarikan tradisi dan amaliyah Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah.”

Salah satu pembina KMNU Unila yang hadir dalam acara tersebut, Anto Purwo Santoso, M.Si, Cht., CNNLP., Ctr., atau yang akrab disapa 'Pak e Purwo'  mengungkapkan beberapa harapan dan doa untuk KMNU Unila kedepannya.  "Semoga tetap istiqomah dalam melestarikan dan menjaga tradisi Aswaja NU ditengah modernisasi kehidupan kampus dan masyarakat luas khususnya kaum milineal bumi Lampung serta selalu terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila," tutur Beliau saat diinterview oleh tim Infokom KMNU Unila. (Egi Andika/SAH)


tasawuf

Puisi

Humor