KMNU-UNILA.Org : Menebar Dakwah Ahlussunnah Annahdliyah

Berita KMNU

Info NU

Aswaja

Kegiatan Organisasi

Video

Wednesday, April 21, 2021

Kajian Rutin Kitab Khulasoh Nurul Yaqin I KMNU Unila

Kajian Rutin Kitab Khulasoh Nurul Yaqin I KMNU Unila

Notulensi Ngaji Kitab "Khulasoh Nurul Yaqin"
Bersama Mas Fuad Hasyim, S. Sos.
18, April 2021
Melalui Google Meet

4. Wafatnya Ibunda Nabi Muhammad, Sayidah Aminah, dan perawatan Nabi oleh Ibunya

1)      Bahwa telah diwafatkan Sayidah Aminah ketika Nabi tengah berumur 9 tahun, setelah beliau kembali dari Madinah.

2)      Hajat beliau pergi ke Madinah, yaitu untuk menziarahi makam ayah Nabi bersama dengan Abdul Muthalib dan Ummu Aiman (budak perempuan said Abdullah).

3)      Diriwayatkan juga tujuan bahwa beliau berkunjung ke Madinah untuk bersilaturahmi ke rumah kerabat beliau.

4)      Dimakamkannya SIti Aminah di Desa al-Abwa’ ,yaitu Desa yang terletak diantara Kota Mekah dan Madinah (sudah hampir dekat dengan Madinah).

5)      Setelah itu, Nabi diasuh oleh Ummu Aiman.


 5. Pendidikan Nabi Muhammad dan wafatnya Abdul Muthalib

1)      Yang mendidik Nabi Setelah wafatnya Siti Aminah, yaitu Abdul Muthalib yang merupakan kakek Nabi. Nabi Muhammad merupakan cucu kesayangan Abdul Mutahlib.

2)      Diriwayatkan bahwa, rasa cinta Abdul Muthalib terhadap Nabi melebihi rasa cintanya kepada anaknya sendiri.

3)      Setelah dirawat setelah 2 tahun, Abdul Muthalib meninggal dunia pada saat Nabi berusia 8 tahun.

4)      Setelah wafatnya Abdul Muthalib, Nabi Muhammad diasuh oleh pamannya,yaitu Abu Thalib.

5)      Abu Thalib sebelumnya merupakan seorang yang fakir (miskin), tetapi atas izin Allah rizkinya dilapangkan karena telah mengasuh Nabi.

6)      Selama kehidupan Nabi ketika diasuh oleh pamannya, kehidupan beliau berkecukupan dan dimudahkan segala sesuatunya.

 

6. Cerita tentang Nabi menggembala kambing dan perjalanan pertama Nabi ke negeri Syam

1)      Diwaktu kecil, Nabi Muhammad menggembala kambing milik para petinggi Mekah dengan imbalannya, yaitu cukup untuk memenuhi kehidupan beliau sendiri.

2)      Ketika Nabi berusia 9 tahun, Nabi berpergian ke negeri Syam bersama pamannya.

3)      Ketika sudah dekat dari busyroh, ada seorang pendeta yang melihat Nabi. Pendeta tersebut memberi tahu kepada Abu Thalib bahwa Nabi Muhammad merupakan akhir para nabi.

4)      Pendeta tersebut menyuruh mereka untuk kembali karena ditakutkan Nabi akan dibunuh di busyroh.

5)      Ternyata petunjuk tentang kenabian beliau sudah diceritakan di kitab-kitab samawi terdahulu (taurat dan injil).

Alfin FH. (Teknik Elektro’20)


Wednesday, April 14, 2021

Kajian Kitab Khulasoh Nurul Yaqiin, Mukaddimah I KMNU Unila

Kajian Kitab Khulasoh Nurul Yaqiin, Mukaddimah I KMNU Unila

Notulensi kitab “KHULASOH NURUL YAQIIN”,
Rabu, 14 April 2021
Melalui Google Meet
Oleh Mas Fuad Hasyim

Sejarah tentang Perjalanan Nabi Muhammad Saw

Mukaddimah

Kisah perjalanan Nabi, Allah telah membuat kisah-kisah sebagai pelajaran bagi yang mengikuti sampai hari kiamat. Nabi Muhammad Saw dipenuhi dengan akhlak mulia, siroh beliau bisa kita ambil sebagai penerang untuk menyebarluaskan agama. 

Kitab ini dibuat oleh M Khudori Beik, karena pada zaman beliau banyak kitab-kitab sejarah yang bertele-tele sehingga beliau membuat Khulasoh/ringkasannya.
1. Pertemuan pertama (Kehidupan Rasulullah)
   a. Beliau adalah nabi seluruh ala, dan imamnya para Rasul
   b. Nabi datang dengan membawa agama Islam. Allah tidak akan menerima agama selain Islam.
   c. Nabi adalah keturunan dari para pembesar Quraisy
   d. Nasabnya Nabi Muhammad Saw jelas sampai Nabi Ismail dan Nabi Ibrahiim

2. Nasab dan meninggalnya orang tua Nabi Muhammad Saw
  a. Ayahnya adalah Abdullah anak dari Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdil Manaf bin Kilab
  b. Ibunya bernama Aminah binti Wahab binti abdil Manaf
  c. Maka nasab ibu dan ayahnya bertemu di kakek no 5 yaitu Sayyinida Kilab/Hasyim
  d. Dan oleh karena itu Abdullah meninggal diusia 18 tahun saat Nabi Muhammad Saw masih berusia          2 bulan di dalam kandungan, yang kemudian dimakamkan di Madinah, dan tidak meninggalkan              harta warisan untuk Nabi Muhammad SAW

3. Kelahiran dan persusuan
  a. Nabi Muhammad Saw dilahirkan di kota Mekkah, 12 Rabi’ul Awal
  b. Kelahirannya disebut tahun Gajah, karena ada tentara-tentara yang ingin menghancurkan Ka’bah            yang menggunakan Gajah yang besar sebagai tunggangannya. Maka Allah melumpuhkan psukan            tentara itu untuk memuliakan kelahiran Nabi Saw
  c. Pada zaman itu sudah ada kebiasaan anaknya disusui orang lain. Nabi Muhammad pertama kali              disusui oleh Suwaidah (budak Abi Thalib, paman Nabi Saw), dan kemudian disusui oleh                 
        Halimatus Sa’diyah sampai umur 4 tahun.

Erna Wahyu S. (FKIP'20)

Ngaji Kitab Aqidatul Awam I KMNU Unila #2

Ngaji Kitab Aqidatul Awam I KMNU Unila #2

Notulensi Ngaji Kitab Aqidatul Awam
Selasa, 13 April 2021
Melalui Google Meet
Oleh Mas Tito Gustowo

Nadzam 2 : “Segala puji bagi Allah SWT Yang Maha Qadim (Maha Terdahulu), Yang Maha Awal, Yang Maha Akhir, Yang Maha Kekal, dan tanpa adanya perubahan”

Terdapat 4 bentuk dalam pujian, yaitu :

1. Pujian Allah kepada Allah
2. Pujian Allah kepada Makhluknya
3. Pujian Makhluk kepada Allah
4. Pujian Makhluk kepada Makhluk

Pujian kepada Allah pada lafadz “Alhamdulillah” secara bahasa yaitu memuji secara lisan atas segala sesuatu yang kita peroleh, saat kita menerima nikmat atau tidak.    

Nadzam 3 : “Seterusnya, semoga rahmat dan kesejahteraan Allah SWT sentiasa terlimpah ke atas Nabi Muhammad SAW sebaik baik insan yang bertauhid kepada Allah SWT.”

Heriyanto (FKIP'20)

Monday, April 12, 2021

Mengukir Prestasi dalam Acara MTQ-M XVII Unila


Bandarlampung - Universitas Lampung mengadakan Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa (MTQ-M XVII) tingkat universitas (7-9/4/2021). Terdapat 10 cabang perlombaan dalam MTQ-M XVII, antara lain.

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Tartil Qur’an (MTrQ), Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Qur’an (MKTIA), Musabaqah Sarhil Qur’an (MSQ), Musabaqah Debat Kandungan Al Qur’an dalam bahasa Arab (MDBA), Musabaqah Qur’an Debat Kandungan Al Qur’an dalam bahasa Inggris (MDBI), Musabaqah desain aplikasi Al Qur’an (MDAQ), Pembacaan Kitab Al Barzanji.

Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Lampung (KMNU Unila) ikut serta dalam kegiatan tersebut dan berhasil membawa pulang piala juara dari beberapa cabang perlombaan tersebut, yaitu: 

Juara 3 MHQ 10 Juz : Amrina Rosyada (KMNU 2019)
Juara 1 MTQ : Rima Anggraini (KMNU 2020)
Juara 3 MTQ : Endang Fitriani (KMNU 2017)
Juara 2 MTrQ : Rima Anggraini (KMNU 2020)
Juara 2 MKQ Kontemporer : Teguh Yuhono (KMNU 2020)
Juara 3 MKQ Kontemporer : Riyan Hanafi (KMNU 2019)
Juara 1 MKQ Dekorasi :  Alfa Fuad (KMNU 2019)
Juara 3 MFQ : Nahdliyyah Izzatul, Harummi Faktiah, Ulfia (KMNU 2020)
Juara 2 MSQ : Hikmal (KMNU 2020), Agus Nurwahid (KMNU 2019), M. Julianto (KMNU 2017)
Juara 1, 2 dan 3 MMN

Salah satu pemenang cabang lomba MTQ yakni Rima Anggraini (PGSD 2020) mengungkapkan bahwa perlombaan yang dilaksanakan kala pandemi ini berjalan dengan baik dan lancar namun ia merasa kurang ada kebersamaannya dengan peserta yang lain karena adanya kebijakan social distancing sehingga mekanisme perlombaan pun diperketat. "Kami mempersiapkan mulai dari mengumpulkan keberanian mental untuk ikut serta ke dalam lomba, kemudian belajar untuk mempersiapkan apa yang akan ditampilkan hingga membangun rasa percaya diri yang kuat. Seperti kata pepatah, Apa yang kau tanam itulah yang kau tuai," ungkap Juara 1 MTQ tersebut.

"Terus semangat jalan kita masih panjang, yang penting kita telah berjuang. Menang ataupun tidak adalah hal yang lumrah dalam setiap kompetisi, jadi buat teman-teman seperjuangan tetap istiqomah dalam fastabiqul khairat," tambahnya.

Ketua KMNU Unila Andi Adam Rahmanto (Pendidikan Ekonomi 2018) juga berharap semoga prestasi ini dapat memotivasi anggota KMNU Unila yang belum sempat berpartisipasi. Serta selamat bagi para pemenang, semoga bisa meningkatkan prestasinya hingga ke level nasional.
[Infokom/Faadhilah R]

Sunday, April 11, 2021

Puisi Menyentuh Jiwa dari Kader KMNU Unila

Puisi Karya Miftah Shofiyah Novianti
Kader KMNU Unila 2018


AKU TIDAK MENGHITUNG


Aku tidak pernah menghitung rintik hujan yang mendengarkan hatimu bercerita sore itu.
Tapi aku bisa menghitung detak jantung dengan lamunan kosong berusaha diam.
Tatapan tajam yang menyorot ke sudut kaca
Bisu yang berisik di dalam relungnya.
 
Aku tidak pernah menghitung hela nafas dalam tatapan cahaya senja,
Tapi aku mengingat hela nafasmu mendengarkan sebait luka
Siang berganti malam, ceritanya kian larut,
Meski dalam hitungan menit nahkoda akan melabuhkan kapal di dermaga
 
Aku tidak pernah menghitung menit waktu kau terlelap
Tapi aku tak henti menghitung menit waktu lisanmu bicara "Istirahatlah"
Aku tidak tidur, berusaha menemui tuhan
Meminta agar ini bukan bagian dari sandiwara sekedar pengisi sajak
 
Aku tidak pernah menghitung sorot mata yang tertangkap lensaku
Tapi aku terhitung dalam setiap tajamnya tujuan garis matamu
Aku bukan kosa kata tak bermakna
Tapi aku adalah kosa kata yang berusaha melengkapi agar jadi kita.

Tangerang, 21 Januari 2020

 

OPINI SENJA

Dari kemarin yang kudengar hanya kalimat yang menyatakan kemungkinan Kemungkinan untuk hari ini, hari esok, lusa dan seterusnya
 
Apa hidup ini cuma sebatas argumen dan opini?
Apa kabar dengan fakta?
Apa dia pemain cadangan dalam hidup dan cerita kita?
 
Masih belum ada jawaban untuk seribu senja yang sudah semakin  dipersingkat, masih belum ada kepastian untuk sejuta tanya dengan kalimat  yang sama.
 
Tenang, ini hanya tentang perasaanku, mungkin dia atau mereka punya  pemikiran dari perasaan yang berbeda.
Kututup dengan kalimat pasti
"Aku masih dalam penantian."
 
Bandar Lampung, 6 Januari 2020

 

 

TUAN

Tuan, jikalau senja bukan maumu,
jangan kau tandaskan cintaku yang sudah berwindu menanti dan merindu.
Seandainya pintaku terlampau pudar,
biarkan aku menabur sedikit tenang.
Sekali saja temuimu dan mendekap kobaran mesra.
Menerawang doamu, lalu meng-aminkannya,
sambil meneguk segelas wacana,
dahulu kau janji akan bercerita tentang kita, rasa dan murka
yang sampai sekarang masih abadi jadi hutang dalam jiwa.
 
Air Hitam, 27 Maret 2020

 

Tentang penulis : Miftah Shofiyah Novianti tinggal di pekon Semarang Jaya, Kec. Air Hitam, Kab. Lampung Barat. Miftah Shofiyah Novianti, mahasiswi Universitas Lampung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi, merupakan salah seorang pecinta seni, khususnya puisi. Ia juga tercatat sebagai anggota KMNU Universitas Lampung 2018. Selain itu Ia juga bergabung di Komunitas Sastra Silaturahmi Masyarakat Lampung Barat (KOMSAS SIMALABA). Karyanya dimuat buku EMBUN PAGI LERENG PESAGI (2017) dan MENJARING MUTIARA (SMAN 1 Way Tenong 2016).



Tuesday, April 6, 2021

Pengantar Ngaji Kitab Aqidatul Awwam I KMNU Unila

Notulensi ngaji kitab Aqidatul 'Awwam

Selasa, 6 April 2021

Oleh Mas Tito Gustowo

Melalui Google Meet

Muqoddimah 

Kitab ini di karang oleh As-syaikh Al-'alim As-Sayyid Ahmad Al Marzuqi Al Maliki, yang membahas tentang tauhid dan berbentuk nadzom/bait. Dikarang sebab nadzim bertemu dengan Rasulullah dan para shohabat di akhir malam Jumat pertama pada tanggal 6 Rajab 1285M. Kemudian Rasulullah berkata : "Bacalah/karang lah sebuah syair yang berisi tauhid, yang barangsiapa menghafalnya akan masuk surga" 

"Saya (mushonnif)  memulai dengan nama Alloh, Dzat yang maha pengasih, dan Maha Penyayang yang senatiasa memberikan kenikmatan tiada putusnya" 

Sabda Rasul : "Segala sesuatu yang tidak di mulai dengan Bismillah maka akan terputus rahmatnya"

Amelia, Divara.

Monday, April 5, 2021

Kajian Kitab Arba'in Nawawi Hadist 38 - 42 I KMNU Unila (Kajian Dakwah)

Kajian Kitab Arba'in Nawawi Hadist 38 - 42 I KMNU Unila (Kajian Dakwah)

Notulensi Ngaji Kitab Arba'in Nawawi

Senin, 29 Maret 2021

Melalui Zoom Meeting

Oleh Kang Rosihun


Hadist 38

Barangsiapa yang memusuhi orang yang paling dicintai Allah, maka Allah telah menyatakan perang terhadapnya.

Allah berfirman "dan jika engkau meminta padaku niscaya aku akan ku beri" dan apabila Allah sudah mencintai hambanya kita minta apa saja Allah pasti akan menurutinya, jika minta perlindungan pasti akan di lindungi.

Bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah dengan melaksanakan amalan amalannya menjadikan Allah mencintainya.


Hadist 39

"Sesungguhnya Allah memaafkan umatnya karena kemuliaan nabi Muhammad, dari pekerjaaan yang ga sengaja,lupa,dan yang di paksa. HR Ibnu Majah, Baihaqi"

"jika mereka melihat hari dimana mereka di janjikan mereka akan merasa hidup di dunia hanyalah hidup sementara"

Jangan mengharap untuk mati "jangan berputus asa di rahmat Allah karena orang yang menyerah di rahmat Allah itu tergolong orang kafir" 


Hadist 40

Rasulullah SAW bersabda : Jadilah engkau di dunia seperti orang asing

Ibnu Umar Ra berkata : Ketika waktu sore maka jangan nunggu pagi, jika di waktu pagi jangan nunggu sore,pergunakanlah (beramal) di waktu sehatmu sebelum kamu sakit dan beramal lah di waktu hidupmu sebelum kamu mati.

Tidak boleh menceritakan kengenesan diri sendiri hehe ( bonus)


Hadist 41

Rasulullah Saw bersabda : Tidak sempurna iman seseorang dari kamu sehingga hawa nafsunya sesuai dengan apa yang telah aku sampaikan


Hasdist 42

Allah berfirman " hai anak adam, kalau saja engkau memohon kepadaku akan aku ampuni, niscaya akan aku ampuni dan aku tidak perduli, andai saja dosa mu itu sampai puncak langit kemudian memohon ampun  kepada ku maka aku akan memberikan ampunan kepadamu.

Allah berfirman " hai anak adam kalau saja engkau datang kepadaku dengan dosa sepenuh bumi dan dengan syarat tidak syirik niscaya aku akan mendatangimu ampunan mu sepenuh bumi pula".

Iis Ariska - THP'20

Monday, March 29, 2021

Menuju 11 Tahun Berdiri, KMNU Unila Membentuk Ikatan Alumni

Pembentukan Ikatan Alumni
Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU)
Universitas Lampung


LAMPUNG -  Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Lampung adakan  pembentukan Ikatan Alumni secara daring pada Minggu (28/03). Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Pengurus, Pembina, Alumni dan ketua terdahulu termasuk para pendiri dan ketua pertama KMNU Unila Aris Ali Ridho, S.IP. 

Beberapa tujuan diadakannya pembentukan IKA KMNU Unila ini yaitu agar silaturahmi yang ada tetap terjalin walupun sudah lulus dari Universitas Lampung, untuk koordinasi antara KMNU PT dan para alumni, dan IKA KMNU Unila sebagai suatu sistem terpisah dari KMNU Unila. Sehingga IKA KMNU Unila diberikan kebebasan untuk menjalankan suatu agenda, seperti rutinan, berkumpul para alumni, atau jika programnya sama bisa dilakukan bersamaan dengan KMNU Unila.

“Andi Adam Rahmanto selaku Ketua Umum KMNU Unila mengungkapkan bahwa tujuan diadakannya pembentukan Ikatan Alumni KMNU Unila adalah untuk menjalin tali silahturahmi antara seluruh alumni KMNU Unila. Semoga silaturahmi yang ada terjalin dengan baik. semoga kita mendapat manfaat dan keberkahan dari apa yang telah kita lakukan.” ungkapnya.

Selain dengan tujuan tersebut pembina KMNU Unila Suroto, S.Pd., M.Pd juga menyampaikan bahwa pembentukan Ikatan Alumni ini juga sebagai wadah bagi alumni KMNU Unila untuk mendapat pengakuan organisasi dan sebagai tempat pulang.

“Diinisiasi nya pembentukan Ikatan Alumni KMNU Unila dikarenakan biasanya alumni di KMNU  Unila setelah lulus kuliah, seperti kehilangan induknya tanpa pengorganisasian,tanpa pengawasan, tanpa pengarahan. Semoga dengan inisiasi yang ada nantinya kita semua bisa semakin berkembang untuk memajukan kader dan semuanya khususnya yang ada di KMNU Unila.” Ujar Pembina KMNU UNILA Bapak Suroto, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan yang berlangsung kurang lebih selama 3 jam yang dimoderatori oleh Imam Mahmud,S.Sos.,M.Sos dan menghasilkan sebuah keputusan berupa terpilihnya ketua Ikatan Alumni, sekertaris beserta bendaharanya yang sesuai dengan beberapa kriteria yang salah satunya adalah berdomisili di Provinsi Lampung. 

Berdasarkan hasil voting dan kesepakatan bersama terpilih nama-nama berikut sebagai pengurus Ikatan Alumni KMNU Unila :

1. Ahmad Saroji, S.Pd. ( Ketua IKA)

2. M. Nurhidayat Rosihun, S.Pd. (Sekretaris)

3. Nuri Resti C, S.E.,ME. (Bendahara)

Dalam sambutan pertamanya sebagai Ketua Ikatan Alumni Ahmad Saroji, S.Pd menyampaikan “Kedepannya seperti yang dihajatkan oleh pengurus, semoga IKA KMNU Unila bisa menjadi jembatan antara alumni dan pengurus untuk senantiasa bersilaturahmi. Bertepatan dengan malam nisfu sya'ban, malam yang sangat mulia, insyaalalh para malaikat senantiasa mendampingi kita, niat baik kita, hajat kita kedepan insyaalalh dicatat oleh Allah SWT sebagai amal jariah. Selanjutnya dimohon untuk sesepuh agar tidak lepas, senantiasa membimbing dan membina agar tujuan dari pembentukan Ika ini bisa sesuai dengan tujuannya, dan semoga diberikan kelancaran.”

Semoga dengan dibentuknya Ikatan Alumni ini silaturahmi antara sesama Alumni KMNU Unila dan para pengurus serta anggota KMNU Unila dapat terjalin dengan baik. 

(Miftah SN - FKIP'18)

Tuesday, March 23, 2021

Kajian Kitab Arba'in Nawawi, Hadist 34 - 37 I KMNU Unila

Kajian Kitab Arba’in Nawawi Hadist 34 - 37

Senin, 22 Maret 2021

Melalui Zoom Meeting

Oleh Kang Rosihun

                                                  

Hadits ke 34

·         Paradigma dalam agama kita di perintahkan berbuat baik kepada orang lain karena Allah. kalau tidak bisa berbuat baik maka lebih baik menyingkir. bukan dengan paham kapitalis berbalas-balasan berperilaku tidak baik. karena kita diperintahkan membalas keburukan dengan kebaikan

·         Terkadang kalau kita menjalani sesuatu sendiri bisa sabar, namun kalau oranglain yang mengalami kita ikut emosi. contohnya ketika diri sendiri/teman kehilangan motor.

·         Tidak diperbolehkan melaknati orang lain

·         OJO GAMPANG NESU, allahummahdi qoumi fainna la yahdi qoumun (ya Allah berilah petunjuk kepada kaumku karena sesunggugnya mereka belum mengetahuinya (mendapat petunjuk)

·         Tidak ada alasan karena kamu pernah mengalami kesusahan lantas anda menyusahkan orang lain

·         Dikisahkan saat sayyidina Ali menggugat baju besi yang di klaim orang Yahudi, lalu dibawa 1 pembantu sahabat Ali dan Hasan (putra sayyidina Ali). hakim menolak karena meskipun beliau tau sayyidina Ali tidak mungkin berbohong, bahkan Hasan adalah pimpinan pemuda di surga, namun hakim berkata bahwa syarat saksi adalah bukandari anggota keluarga. dan sayyidina Ali pun mengalah, Karena kagum, orang Yahudi tsb masuk Islam. Maasyaa Allah

·         Nasihati pakai lisan, jika tidak mampu maka dengan hati (inkar bil qolby). namun jangan gak suka dengan orangnya, namun dengan sifatnya. namun itu adalah selemah-lemahnya iman.

 

Hadits ke 35

·         Jangan kamu saling hasud (iri), dan jangan saling curiga, dan jangan saling membenci

·         Kalau suka iya biasa saja, bisa jadi suatu hari jadi benci. Kalau benci biasa saja, bisa jadi suatu saat jadi yang dicintai (dawuhe Nabi Muhammad saw)

·         Taqwa itu disini (sambil memberi isyarat ke dada 3x)

·         Muslim terhadap musim lain itu haram/saling menjaga ; darahnya, hartanya, kemaluannya (HR. Muslim)

 

Hadits ke 36

·         Barangsiapa melapangkan kesusahaan saudanya, akan dilapangkan kesusahannya di hari kiamat

·         Bisa dengan harta, tenaga, jiwa, do'a

·         Ingat ini: siapa yang berjalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga

·         Jika ada di suatu kaum masih ada yang ngumpul bareng dan belajar memahami Qur'an bareng insyaAllah akan memuliakannya dengan perlindungan

·         Tugas pemimpin memberikan kebijakan, tugas anggota nurut. Ketika tugas kita tinggal nutut tapi masih 'maido maka buru-burulah beristighfar

·         Barangsiapa yg amalnya kendor, maka nasab nya tidak bisa mengangkat derajat disisi Allah

 

Hadits ke 37

·         Hamma : aku nanti mau ikut ngaji di masjid, jam 1. (pas bilang ini jam 9), 'azama : jalan ke masjid, sampai masjid ternyata ada udzur lain gak jadi ngaji, niat : berniat seperti hamm dan melakukannya

·         Barangsiapa berniat mengamalkan sesuatu yang baik dan ia tidak jadi melakukannya (hamm-azam), maka Alah berikan pahala full kepadanya

·         Barangsiapa berniat mengamalkan sesuatu yang baik dan ia bisa melakukannya, maka Allah tuliskan 7x sampai ratusan kali lipat.

·         Menahan sesuatu untuk menahan sesuatu yang haram yang sudah di hamm kan, maka ia mendapat kebaikan yang sempurna

·         Barangsiapa yang meniatkan sesuatu keburukan dan melakukannya, maka Allah akan menuliskan 1 kesalahan

·         Saat memberikan kebaikan, Allah menambahkan kata kamilah. Namun saat memberikan laknat, Allah hanya menuliskan 1 saja.


Degit (FKIP'19)

Saturday, March 20, 2021

Kajian Kitab Arbain Nawawi, Hadist 25 - 31 | KMNU Unila

Kajian Kitab Arbain Nawawi, Hadist 25 - 31 | KMNU Unila

Notulensi ngaji kitab arba'in nawawi

Senin, 15 Maret 2021

Melalui Zoom Meeting

Oleh Kang Rosihun

 Hadist 25

Ada sekelompok sahabat rasul tanya ke rasul, ya nabi orang² yg punya kekayaan banyak pahalanya banyak, sedekahnya banyak. Orang yang belum kaya ingin kaya biar banyak sodaqoh.  Sesungguhnya setiap takbir, tasbih, Alhamdulillah, tahlil, ngajak hal kebaikan, mencegah kemungkaran itu semua sodaqoh. Hal apapun jika kita ngajak kebaikan semua diitung sodaqoh walaupun yang diajak tidak menjalankan dan apabila yang diajak mau maka pahalanya berlipat. Diskusi bersama dalam hal kebaikan itupun diitung berpahala.

 

Hadist 26

Mengadili setiap perkara kemudian disatukan kembali Insya Allah dihitung shodaqoh. Membantu seseorang dalam hal apapun itu shodaqoh.  Jalan menuju sholat dari jalan wudhu hingga sholat terhitung shodaqoh. Menyingkirkan hal² yg menghalangi itu dihitung shodaqoh.

 

Hadist 27

Membahagiakan istri anak ortua berpahala. Kebahagiaan itu yang menyenangkan hati.

 

Hadits 28

Harus bertaqwa kepada Allah meskipun yang menyuruh itu hanya seorang hamba. Jangn sakiti orang tua anak² perempuan, merusak tumbuhan, hewan dll. Jika ingin selamat pegang sunnahnya Rasullullah.

Bab bagian bidah, ex sholat tarawih kita itu 20 rakaat karena mengikuti abu bakar. Kita ngikut tahlil, sholawat, tarawih berjamaah, yasinan, dzikir, berjanji dari jaman sahabat Rasulullah.

Bidah itu sama sekali tidak ada riwayat nya.dari rasul maupun sahabat.

Syariat dari nabi gak gampang marah, ada perbedaan ya sudah, jangan dimusuhi.

 

Hadits 29

Kita gampang masuk syurga jika Allah menghendaki. Tidak syirik. Sholat puasa ramadhan bayar zakat haji, Insya Allah syurga dan Istiqomah.

Sodaqoh menghilangkan dosa²,Sholat malam

Jika pengen aman jaga bibir jaga lidahnya. Katakan yang baik atau lebih baik diam. Nanti akan ada hisabnya.

 

Hadits 30

Allah sudah memberikan batasan jangan dilanggar. Rahmat Allah sangat besar. Mengingat² dosa yg terlalu itu termasuk Sombong karena Allah rahmatnya besar makanya cukup sekedarnya saja dan segera susul dengan hal² yg baik bisa juga dengan sodaqoh.

 

Hadist 31

Zuhud urusan dunia tapi jangan dihati. Jika pengen dicintai Allah cukup Zuhud urusan dunia. Jangn mencintai apa yang dicintai manusia yang over. 

Degit (FKIP'19)

Kitab Arba'in Nawawi, Hadist 19 - 24 I Kajian KMNU Unila

Kitab Arba'in Nawawi, Hadist 19 - 24 I Kajian KMNU Unila

Notulensi ngaji kitab arba'in nawawi

Senin, 8 Maret 2021

Melalui Google Meet

Oleh Kang Rosihun

 

Hadits ke 19

·         Kita ndak akan tau dimana kita akan mendapat hidayah, maka minta tolong ke Allah dan ketika meminta mintalah syurga firdaus.

 

Hadits ke 20

·         Ingatlah Allah dalam keadaan sendiri/luang nanti Allah akan menolongmu ketika kesulitan.

·         Kalau kita mau berusaha dan berdoa maka fadilah bisa saja akan datang dalam bentuk yang berbeda asalkan kita tau ilmunya dan benar cara melakukanya.

 

Hadist ke 21

·         Kalau sudah tidak punya malu, maka berbuatlah semaumu.

·         Saat semua beriman semua aman, tapi tetap saja kita hanyalah manusia, misal pagi masih kuat tapi agak siang bisa berubah.

 

Hadits ke 22

·         Ada seorang yang bertanya kepada nabi "Ketika saya sholat, puasa ramadhan, menghalalkan yang halal dan mengharamkan yang haram, dan tidak menambahkan sesuatu apakah saya akan masuk surga?

Na am (iya) jawab Nabi.

Namun yang sulit adalah menjauhi hal yang haram.

 

Hadist ke 23

·         Suci itu cabangnya Iman (menjaga wudhu)

·         Mengucap alhamdulillah akan memenuhi timbangan, agar dapat memenuhi apa yang ada di langit dan bumi, sholat adalah cahaya, shodaqoh adalah bukti.

Maka setiap manusia di pagi hari adalah sedang menjual diri artinya ada yg rugi dan untung, yang untung adalah mereka yang lebih baik dari hari kemarin dan yang rugi adalah manusia yang sama seperti kemarin.

·         Kita semua miskin tidak punya apa-apa, maka mintalah kepada Allah, jadikan dunia di genggaman jangan di hati.

 

Hadits ke 24

·         Sabda Allah "wahai hambaku, sesungguhnya kamu semua berbuat salah, siang dan malam dan Aku mengampuni, semuanya". Maka istigfarlah, gusti Allah mengampuni semua dosa.

·         Dihati orang durhaka sekalipun tidak akan memberi pengaruh apapun di kerajaan Allah, laksana jarum yang dicelupkan ke laut dan air yang ada dijarum tersebut (tidak sedikitpun kelong kebesaran Allah).

 Degit (FKIP’19)


Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, KMNU Unila Gelar  Istighosah Secara Daring

Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, KMNU Unila Gelar Istighosah Secara Daring

LAMPUNG- Kamis, 11 Maret 2021 Keluarga Mahasiswa Nahdatul Ulama Universitas Lampung menyelenggarakan Istighosah bersama secara daring dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini dilaksanakan melalui zoom dan dihadiri oleh alumni, panitia, pengurus serta anggota KMNU Universitas Lampung. Kegiatan diawali dengan sholawat bersama oleh Tim Arju Syafaah dan dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC dengan serangkaian sambutan dari ketua pelaksana serta pembina KMNU Universitas Lampung.

Kegiatan ini dibuka oleh Pak Suroto, S.Pd., M.Pd selaku Pembina KMNU Unila. Dalam sambutanya beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada pengurus, panitia dan seluruh anggota KMNU Unila atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau berpesan agar kita semua dapat mengambil hikmah dari peristiwa Isra’ Mi’raj.

“Semoga kegiatan pada hari ini bisa kita ambil hikmahnya, bahwa dimana kejadian tersebut bisa jadi cerminan untuk  kita.” Ujarnya.

Selain itu, Beliau juga berpesan kepada seluruh anggota KMNU Unila agar terus bersemangat dalam mengembangkan diri, iman dan islam.

“Saya harap dari seluruh anggota yang ada di KMNU terus bersemangat, bagaimana mengembangkan dirinya, mengembangkan imanya, dan mengembangkan ilmunya untuk agama, sesame dan negara.”Tambahnya.

Kegiatan Istighosah ini berjalan dengan khidmat  dipimpin oleh Fuad Hasyim dan dilanjutkan dengan Maulid Al-Berjanji oleh Tim Arju Syafaah, kegiatan ini berakhir dengan doa yang dipimpin oleh Tito Gustowo.

Ajeng Diah Kinanti (FKIP'19)

Tuesday, March 2, 2021

Kajian Kitab Arbain Nawawi, Hadist 11 - 18 | KMNU Unila

NOTULENSI KAJIAN KITAB ARBA’IN NAWAWI 

Senin, 01 Maret 2021

Melalui Google Meet

Oleh Kang Rosihun


Hadits ke 11

Tinggalkanlah apa yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu

Tanyakan pada orang yg punya ilmunya apabila kita ragu dalam melakukan sesuatu. Karena keraguan kita bisajadi merupakan yuwaswisufi shudurinnas minal jinnati wannas.

Tanyakan pada orang yg punya sanad keilmuan jelas, bukan orang yg baru belajar beberapa hari di dauroh dsb.

Hadits ke 12

Sesuatu yang tidak berguna biasanya mirip dengan yg mubah.


Hadits ke 13

Saudara disini maksudnya saudara semuslim. Bukan spesifik ke perseorangan.

Simpan cintamu kepada seseorang hingga iblis tidak mengetahuinya.


Hadits ke 14

Jangan pernah membuat mufarroqoh/tanding-tandingan ketika kita tidak sependapat terhadap sesuatu


Hadits ke 15

Kalau diam itu emas, maka lebih baik diam.

Kalau semua orang pintar diam, maka yg akan bersuara orang-orang yg ilmunya masih dipertanyakan.

Tidak ada kata-kata "seng waras ngalah", ngalah lah karena menang.

Berhati-hatilah saat berkata kata. Katakan yg benar meski itu pahit (berlaku jika di depan hakim). Dalam hal lain gunakan pedoman: Karena yg benar belum tentu baik. Yang baik belum tentu benar. Yang benar dan baik belum tentu perlu.

Diam, memuliakan tetangga, memuliakan tamu adalah perilaku orang yg beriman kepada Allah dan hari akhir.


Hadits ke 16

Jangan marah!


Hadits ke 17

Pesan nabi saat perang : jangan bunuh wanita, jangan bunuh hewan, jangan rusak tanaman.

Ketika menyembelih ternak, harus dengan cara yg baik, pisau di asah, hewan yg akan di sembelih di pegang kepalanya.

Intinya jadilah orang yg berperangai baik.


Hadits ke 18

Seberapa bagus kita ya saat kita sendiri

Paling sulit beriman saat sedang sendiri

Batasan mengiringi perbuatan baik dalam perbuatan buruk disini adalah ketika kita melakukan suatu dosa, langsung lakukan hasanah karena akan menjadi kafarat/tebusan.

Hasanat disini adalah shalat 5 waktu.

Perbanyak shalawat, shalwat apapun sah dan bagus.


Leni Agustin (FMIPA’19)

 

Monday, February 15, 2021

KMNU Universitas Lampung Gelar Aswaja Youth Camp Secara Daring

 


LAMPUNG – Keluarga Mahasiswa Nahdhlatul Ulama Universitas Lampung telah usai melaksanaan pengkaderan tingkat 1 atau Aswaja Youth Camp. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui zoom dan dihadiri lebih dari 100 orang yang meliputi peserta, alumni, panitia, dan anggota KMNU. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 109 peserta dari berbagai angkatan dan jurusan yang ada di Universitas Lampung mulai dari angkatan 2018 sampai 2020.

Kegiatan ini dibuka oleh Pak Purwo selaku pembina KMNU Unila. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar semua yang mengikuti Aswaja Youth Camp dapat istiqomah serta apa yang didapat nanti bisa di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mudah-mudahan yang mengikuti kegiatan ini bisa tetap istiqomah bukan hanya sekedar mengikuti, tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.” Ujarnya.

Selain itu, beliau juga berpesan kepada pengurus KMNU Unila yang baru agar tetap istiqomah dalam membimbing dan membina KMNU khususnya para anggota baru.

“Dan yang pasti untuk para pengurus juga dapat istiqomah dalam mengawal, membimbing, dan membina KMNU khususnya para anggota baru dalam beramaliyah Ahlu Sunnah Waljamaah serta tidak malu mengakui identitasnya sebagai orang NU.” Tambahnya. (13/21)

Dalam pelaksanaannya, Aswaja Youth Camp ini di isi oleh pemateri-pemateri yang merupakan alumni KMNU Unila sendiri. Pemateri – pemateri tersebut diantaranya:

1.      Mas Tito                : KeAswajaan
Mas Fuad               : Ke-NU-an
Mas Wiwit             : Analisis Diri
Mba Istiqomah      : Kewirausahaan
Mba Edamma        : Keorganisasian
Mas Rosihun         : Gerakan Mahasiswa
Mas Agus              : Ke-KMNU-an

Aswaja Youth Camp dilaksanakan mulai hari Sabtu pukul 09.00 WIB sampai pada hari Minggu pukul 22.00  WIB. Kegiatan ini terlaksana dan lancar serta ramai, terlihat dari antusias panitia dan peserta dalam mengikuti AYC ini. Meskipun dilaksanakan secara daring via Zoom, hal itu tidak menjadi alasan bagi mereka untuk tetap mengikuti kegiatan sampai selesai.

Pada hari Minggu pukul 20.00 WIB proses pembaiatan dilaksanakan. Pembaiatan dipimpin oleh Teguh Wiwit (KMNU 2017). Terdapat 98 peserta yang lulus dan 11 peserta yang lulus bersyarat.

Diakhir kegiatan, ketua umum KMNU Unila 2021 Andi Adam menyampaikan wejangan kepada anggota baru KMNU yang baru saja di baiat. Beliau menyampaikan agar ikhlas dan tidak mencari jabatan di KMNU “Tanamkan pada diri kalian, jangan mencari jabatan di KMNU, karena ketika kalian ingin mencari jabatan itu akan merubah niat dan hikmat awal kalian masuk KMNU.” Ujar ketua umum KMNU Unila 2021, Minggu (14/02/21).

“Di KMNU ini kalian akan dilatih dalam melaksanakan amaliyah NU salah satunya rutinan yasin dan tahlil dan masih banyak amalan-amalan lainnya yang InSyaAllah banyak manfaatnya. Dan AYC ini sebagai proses ikatan selama berada di KMNU Unila sampai lulus dan menjadi alumni.” Tutup mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi angkatan 2018 ini.

Diharapkan setelah terlaksananya Aswaja Youth Camp ini, anggota baru serta seluruh anggota KMNU Unila dapat istiqomah dalam melaksanakan amaliyah Ahlu Sunnah Wal Jamaah di kampus dan masyarakat.

Vevy Anggraini – FKIP

tasawuf

Puisi

Humor