Tingkatkan Rasa Nasionalisme, KMNU Unila Selenggarakan Diskusi Kebangsaan dalam Peringatan Hari Jadi Ke-8 - KMNU-UNILA.Org : Menebar Dakwah Ahlussunnah Annahdliyah

Sunday, December 9, 2018

Tingkatkan Rasa Nasionalisme, KMNU Unila Selenggarakan Diskusi Kebangsaan dalam Peringatan Hari Jadi Ke-8



Bandarlampung - Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Lampung (KMNU Unila) menyelenggarakan Diskusi Kebangsaan, dengan tema “Menmbuhkan Rasa Cinta Tanah Air Demi Menjaga Keutuhan NKRI dan Menangkal Ranikalisme” dalam rangkaian acara peringatan hari jadi yang ke-8. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (8/12) di Masjid Al-Wasii Unila. Diskusi ini dihadiri oleh beberapa narasumber yang mewakili dari unsur akademisi, ormas yaitu Muhammadyah dan NU, ulama serta forum koordinasi pencegahan terorisme (FKPT) Lampung. Acara ini diikuti oleh Mahasiswa dan umum.

"Kegiatan ini merupakan sarana untuk silaturahmi antar warga negara Indonesia khususnya di Lampung dan menambah wawasan kebangsaan serta menciptakan semangat kesatuan dan persatuan bangsa," jelas ketua pelaksana kegiatan, Fitra Arif Mustofa.

Mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2017 ini menambahkan, dengan diadakannya kegiatan ini, mampu untuk mengajak para generasi muda untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air untuk masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Dengan diadakannya acara ini dapat menumbuhkan semangat kita dalam mencintai negeri ini, menjaga persatuan dan kerukunan serta dapat membawa generasi muda untuk melanjutkan estafet perjuangan bangsa dalam memelihara dan mempertahankan NKRI," jelasnya.

Dedy Wijayanto yang merupakan ketua umum KMNU Unila periode 2017/2018 ini menyatakan bahwa acara ini merupakan salah satu cara menggugah kembali rasa nasionalisme, cinta tanah air, setia kepada Pancasila dan UUD 1945 serta NKRI.

"Saya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan diskusi kebangsaan ini, dengan acara ini saya berharap semoga generasi muda Indonesia menjadi generasi yang santun dan toleran dalam memelihara persatuan dan menjaga budaya Indonesia," tutup mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan angkatan 2015 ini. 

Diakhir dikusi ini, para narasumber sepakat bahwa mencintai tanah air atau negara adalah hal yang wajib dilakukan oleh setiap warga negara, termasuk seorang muslim harus berbangga dengan tanah airnya seperti Rasulullah SAW yang begitu mencintai negaranya. Warga Indonesia harus sudah sepantasnya untuk senantiasa menjaga NKRI. (Rouf Kholil)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda