Metro— Menjelang Hari Lahir (Harlah) ke-16, Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Lampung (Unila) menghadirkan aksi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah pada Jumat (16/10/2026). Bertempat di Aula Gedung PGSD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lampung, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menumbuhkan semangat berbagi di kalangan mahasiswa.
Mengusung semangat “Setetes Darah, Sejuta Harapan”, kegiatan donor darah ini mengajak mahasiswa untuk mengambil bagian dalam aksi sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi sesama. Donor darah tidak hanya menjadi bentuk solidaritas, tetapi juga wujud kepedulian terhadap pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Harlah ke-16 KMNU Unila. Momentum hari lahir organisasi tidak hanya dimaknai sebagai perayaan perjalanan dan pertambahan usia, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperluas pengabdian serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ketua Umum KMNU Unila, Arjuna Yulizar Mahendra, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan salah satu cara untuk menerjemahkan nilai kepedulian dan khidmah ke dalam tindakan nyata.
“Bagi kami, menyambut Harlah ke-16 bukan hanya tentang merayakan perjalanan organisasi, tetapi juga tentang bagaimana KMNU Unila bisa terus memberikan manfaat. Melalui donor darah ini, kami ingin mengajak kader dan mahasiswa untuk memahami bahwa kepedulian tidak harus dimulai dari hal besar. Setetes darah yang kita berikan bisa menjadi harapan bagi orang lain yang sedang berjuang untuk sembuh,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus menumbuhkan kepekaan kader terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, semangat berorganisasi perlu berjalan beriringan dengan kepedulian dan kesediaan untuk terlibat dalam persoalan kemanusiaan.
Melalui kegiatan ini, KMNU Unila berupaya menegaskan bahwa nilai-nilai Nahdlatul Ulama tidak hanya hidup dalam tradisi keagamaan dan kaderisasi, tetapi juga diwujudkan melalui pengabdian sosial. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dalam setiap langkah kader, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
Menjelang usia ke-16, KMNU Unila berharap semakin mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memperkuat internal organisasi, tetapi juga memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar. Sebab, bertambahnya usia organisasi seharusnya berjalan seiring dengan bertambahnya manfaat yang diberikan kepada sesama.
