Khotmil Qur'an untuk Sambut Semester Baru Tahun Ajaran 2016/2017 - KMNU-UNILA.Org : Menebar Dakwah Ahlussunnah Annahdliyah

Tuesday, September 6, 2016

Khotmil Qur'an untuk Sambut Semester Baru Tahun Ajaran 2016/2017





Minggu, 5 September 2016 sehari sebelum masuk tepatnya dalam rangka menyambut semester baru dan membuka rutinan bulanan di semester baru tahun ajaran 2016/2017 KMNU Unila mengadakan khotmil qur’an. Acara khataman ini dilaksanakan di masjid darulmuawanah yang terletak di depan Gedung 3 PWNU Lampung, yang dekat pula dengan jalan lintas Sumatra(bypass). Khataman ini diikuti 18 nahdliyyin dan nahdliyyat yang terdiri dari pengurus dan anggota, mahasiswa baru dan ikut serta pula beberapa kader PMII Unila. Acara ini dimulai dari pukul 09.00 dengan pembacaan tawasul kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat alqur’an sesuai dengan bagian juz yang diambil. Pembacaan selesai dilakukan sampai bagian juz 30 yaitu surat adl-dluha tepat menjelang dzuhur sehingga setelah itu istirahat dan melaksanakan sholat dzuhur berjama’ah. Setelah sholat dilanjutkan kembali pembacaan ayat qur’an secara bersama-sama dari surat adl-dluha hingga annas, kemudian dilanjutkan dengan tahlil dan ditutup dengan do’a khotmil qur’an serta do’a untuk menyambut semeter baru di tahun ajaran 2016/2017. Setelah selesai do’a, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama selayaknya para santri yang makan bersama dalam satu nampan.
Harapan dengan dilaksanakannya khataman ini, nahdliyyin nahdliyyat yang hadir khususnya dan umumnya seluruh anggota KMNU Unila mendapat keberkahan alqur’an sehingga kedepannya diberikan kemudahan, kesuksesan, kelancaran, kesemangatan, keberhasilan dan keberkahan dalam menuntut ilmu di bangku kuliah serta lebih baik dari semester-semester yang sudah lewat dengan tidak melupakan ngaji serta melestarikan tradisi warisan ulama ahlussunnah waljama’ah annahdliyyah. Selain itu pula diharapkan dengan makan bersama dalam satu nampan dapat menambah rasa kekeluargaan antar anggota KMNU dan bernostalgia tradisi santri bagi nahdliyyin nahdliyyat yang pernah  nyantri di pondok pesantren. (Khodim Elfaiz)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda