Bandar Lampung, 27 Februari 2026 – Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Lampung (Unila) meluncurkan nama kabinet dan logo baru untuk kepengurusan KMNU Unila tahun 2026 pada agenda Lokakarya Pengurus yang telah dilaksanakan. Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya langkah dan komitmen baru dalam melanjutkan estafet perjuangan organisasi di lingkungan kampus.
Kabinet Juhda Arunika merupakan kabinet Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) tahun 2026. Nama Juhda Arunika terdiri dari kata Juhda yang berasal dari kata Jahada yang berarti “bersungguh-sungguh” atau “berjuang”, serta Arunika dari bahasa Sanskerta yang berarti “matahari terbit”.
Mengapa kabinet tahun ini mengambil nama Juhda Arunika?
Juhda yang berasal dari kata Jahada artinya bersungguh-sungguh/berjuang berasal dari QS. Al-Baqarah 154 yang menegaskan bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah tidak boleh dianggap mati, karena mereka sesungguhnya hidup di sisi Allah; QS. Al-Kahfi 75 yang menceritakan dialog Nabi Musa dengan Nabi Khidir. Nabi Khidir menegur Musa karena belum mampu bersabar atas suatu peristiwa yang belum diketahui hikmahnya; QS. Al-A'raf 147 yang menjelaskan bahwa orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan mengabaikan Hari Akhir akan kehilangan pahala amal dan hanya mendapatkan kerugian. Ketiga ayat tersebut dapat disederhakan menjadi perjuangan, sabar, dan kebenaran. Sehingga, jika disatukan maka tetaplah menjadi kata perjuangan. Ketika kita berjuang pastinya kita harus selalu sabar dan apa yang kita perjuangkan harus selalu dilandaskan pada nilai-nilai kebenaran.
Kemudian, untuk nama Arunika itu berasal dari diksi langit yang diberikan oleh Ketua Alumni KMNU Universitas Lampung tahun 2026, yaitu Ustadz Tito Gustowo. Nama ini bukan hanya sekedar nama keinginan pribadi, tetapi berasal dari hasil sowan kepada Abah KH Ahmad Nasoha, beliau menitipkan pesan untuk nama kabinet harus ada perubahan, yaitu lebih modern. Sehingga digabunglah bahasa Arab dan diksi langit yang berasal dari bahasa sansekerta yaitu Juhda Arunika. Secara makna, Juhda Arunika diartikan sebagai semangat berjuang untuk membawa kemajuan dan pencerahan bagi organisasi serta lingkungan sekitarnya.
Sebagaimana kabinet pada umumnya, Kabinet Juhda Arunika memiliki logo sebagai simbol identitas dan arah gerak perjuangan. Setiap elemen dalam logo tersebut mengandung makna filosofis yang merepresentasikan nilai dan visi kabinet. Berikut makna yang terkandung dalam logo tersebut :
- Matahari menjadi simbol cahaya ilmu, semangat dakwah, dan energi perubahan Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama.
- Dua tangan yang menopang melambangkan khidmat, tanggung jawab, dan kebersamaan dalam menjaga serta mengembangkan organisasi Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama.
- Bulan sabit terbalik perlindungan dan penjagaan. KMNU harus menjadi pelindung bagi anggotanya dengan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kepedulian, serta senantiasa menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai dasar dalam setiap langkah perjuangan organisasi.
- Motif geometris islami menegaskan bahwa setiap gerak dan kebijakan organisasi tetap berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.
- Warna jingga melambangkan kehangatan dan semangat kebersamaan. KMNU harus menjadi ruang yang ramah, inklusif, dan penuh kekeluargaan, sehingga setiap anggota merasa diterima, dihargai, serta terdorong untuk saling mendukung dalam proses pengembangan diri dan organisasi.
- Warna kuning melambangkan keceriaan dan optimisme. KMNU harus menghadirkan suasana yang positif dan menyenangkan dalam setiap kegiatan, sehingga mampu menumbuhkan semangat, kreativitas, serta energi yang membangun dalam menjalankan peran dan tanggung jawab di lingkungan kampus.
- Warna hijau sebagai warna lambang NU yang mengandung makna kesuburan, pertumbuhan, dan kemakmuran. KMNU harus menjadi wadah yang subur bagi perkembangan potensi mahasiswa, serta berkontribusi pada pertumbuhan ilmu pengetahuan dan akhlaqul karimah.
Kabinet Juhda Arunika bukanlah kabinet yang hadir untuk berbeda dari sebelumnya, melainkan sebagai bentuk keberlanjutan perjuangan demi menjadikan Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama semakin maju dan progresif di ruang lingkup Universitas Lampung. Dengan diluncurkannya logo ini, diharapkan seluruh pengurus dan anggota dapat bersatu dalam semangat yang sama, bersungguh-sungguh dalam berjuang, serta menghadirkan pencerahan bagi KMNU dan lingkungan kampus.
Resti Pangestu

